Mengenal Helio P35, Otak Ponsel Xiaomi Mi Play

Ponsel Xiaomi Mi Play yang kemarin dirilis mengandalkan Helio P35 di bagian dapur pacunya. Seperti apa chipset yang dibuat MediaTek itu?

Kehadiran Helio P35 sejatinya sudah lama santer terdengar. Rumor menyebutkan bahwa MediaTek akan meluncurkannya pada Q3 2017 dan dibuat dengan fabrikasi 10 nm.

Selang setahun chipset ini tidak kunjung dirilis, hingga Xiaomi mengumumkan ponsel barunya. Ternyata MediaTek tak mematikan Helio P35, tapi sejumlah rumor yang beredar sebelumnya berbeda dengan spek sebenarnya.

Dilansir dari laman Gizmochina, Selasa (25/12/2018), Helio P35 dibuat oleh TSMC dengan fabrikasi 12 nm FinFET. Memiliki delapan inti yang semuanya Cortex-A53 dengan clocked 2,3 GHz. Arsitektur ini mirip yang diterapkan Qualcomm pada Snapdragon 630, namun dengan clocked lebih rendah 2,2 GHz.

Tapi, Helio P35 menawarkan kinerja yang lebih baik dan daya tahan baterai lebih lama IDN Poker. Ini dikarenakan chipset tersebut punya pabrikasi 12 nm, sementara Snapdragon 630 dibuat 14 nm.

Untuk urusan grafis, Helio P35 mengandalkan IMG PowerVR GE8320. Ini GPU yang sama di Helio P22, tapi clocked dinaikan menjadi 680 MHz. Karenanya Helio P35 mendukung layar FHD+ dan aspek rasio 20:9.

Helio P35 mendukung penggunaan RAM LPDDR3 dan LPDDR4x baik 4GB maupun 6 GB. Selain itu penyimpanan eMMC 5.1.

Untuk kamera, chipset ini dapat mendukung sensor dual 13 MP atau single 25 MP. Dibekali depth engine unntuk menghasilkan foto bokeh ciamik, electronic image stabilozation (EIS) dan rolling shuntter compensation (RSC) untuk menghapus efek jello selama merekam objek cepat.

Kemampuan Helio P35 lainnya meliputi mendukung Face Unlock, smart photo album dan mengurangi noise multi frame. Untuk koneksi, chipset ini mendukung dual-band WiFi, Bluetooth 5, VoLTE dan ViLTE.

Setelah Xiaomi, belum diketahui vendor ponsel mana lagi yang akan menggunakan chipset ini. Tapi kemungkinan akan banyak ponsel entry level yang dirilis tahun depan bakal ditenagai Helio P35, kita tunggu saja.