Pengisian Baterai Oppo R17 Pro Tercepat di Dunia

Oppo boleh berbangga hati. Pasalnya teknologi pengisian baterai ponselnya jadi yang tercepat di dunia.

Setidaknya itu berdasarkan pengujian yang dilaporkan laman Gizmochina, Senin (3/12/2018). Ada 60 perangkat yang diujikan, salah satu perangkat yang dites adalah R17 Pro.

Ponsel ini mengusung teknologi Super VOOC. Berkat teknologi tersebut, baterai R17 Pro yang berkapasitas 3.700 mAh dapat terisi 92% dalam tempo 30 menit saja.
Pesaing terdekatnya adalah Honor Magic 2. Ponsel ini punya baterai 3.500 mAh, mampu terisi 83% dalam kurun waktu yang sama.
Peringkat ketiga dan keempat ada Meizu Pro 7 Plus dan Oppo R11. Meizu Pro 7 punya baterai 3.500 mAh, sedang Oppo R11 dibekali baterai 3.000 mAh. Dalam 30 menit mereka mampu mengisi 66%.

Selanjutnya secara berurut ada Vivo X21, Charm Blue S6, OnePlus 5T, Nut Pro 2 dan Huawei Mate 10. Mi Mix 3 menjadi satu-satunya peringkat Xiaomi yang masuk dalam daftar. Posisinya ke-15 karena mampu mengisi 56% dalam 30 menit poker.

Astronot Ini Tidak Setuju Kirimkan Manusia ke Mars

Astronot Bill Anders merupakan salah satu orang yang pertama meninggalkan orbit Bumi. Ia merupakan pilot lunar module dalam misi Apollo 8 pada tahun 1968.

Tapi, saat ini sepertinya ia tidak begitu setuju dengan proyek NASA dan beberapa perusahaan luar angkasa lainnya yang ingin mengirimkan manusia menuju Mars. Menurutnya publik hanya akan menilai hal tersebut sebagai buang-buang uang.

“Apa yang begitu mendesak? Apa yang mendorong kita untuk pergi ke Mars?” ujar Anders, seperti dikutip detikINET dari BBC, Rabu (26/12/2018).

“Saya pikir publik tidak begitu tertarik dengan hal tersebut,” sambungnya.

Walaupun terdengar kritis terhadap program mengirimkan manusia ke Mars, Anders sendiri sangat antusias dengan misi tanpa awak. Menurutnya, misi yang dijalankan oleh robot tersebut lebih murah daripada mengirimkan manusia.

Kritik Anders juga diamini mitranya sesama pilot Apollo 8, Frank Boorman. Ia bahkan menyebut CEO SpaceX, Elon Musk dan pendiri Blue Origin, Jeff Bezos bahwa ambisi mereka untuk mengirimkan manusia ke Mars hanya omong kosong.

“Menurut saya memang banyak hype tentang Mars yang hanya omong kosong. Musk dan Bezos, mereka berbicara tentang membangun koloni di Mars, itu omong kosong,” ujar Boorman.

Mengenal Helio P35, Otak Ponsel Xiaomi Mi Play

Ponsel Xiaomi Mi Play yang kemarin dirilis mengandalkan Helio P35 di bagian dapur pacunya. Seperti apa chipset yang dibuat MediaTek itu?

Kehadiran Helio P35 sejatinya sudah lama santer terdengar. Rumor menyebutkan bahwa MediaTek akan meluncurkannya pada Q3 2017 dan dibuat dengan fabrikasi 10 nm.

Selang setahun chipset ini tidak kunjung dirilis, hingga Xiaomi mengumumkan ponsel barunya. Ternyata MediaTek tak mematikan Helio P35, tapi sejumlah rumor yang beredar sebelumnya berbeda dengan spek sebenarnya.

Dilansir dari laman Gizmochina, Selasa (25/12/2018), Helio P35 dibuat oleh TSMC dengan fabrikasi 12 nm FinFET. Memiliki delapan inti yang semuanya Cortex-A53 dengan clocked 2,3 GHz. Arsitektur ini mirip yang diterapkan Qualcomm pada Snapdragon 630, namun dengan clocked lebih rendah 2,2 GHz.

Tapi, Helio P35 menawarkan kinerja yang lebih baik dan daya tahan baterai lebih lama IDN Poker. Ini dikarenakan chipset tersebut punya pabrikasi 12 nm, sementara Snapdragon 630 dibuat 14 nm.

Untuk urusan grafis, Helio P35 mengandalkan IMG PowerVR GE8320. Ini GPU yang sama di Helio P22, tapi clocked dinaikan menjadi 680 MHz. Karenanya Helio P35 mendukung layar FHD+ dan aspek rasio 20:9.

Helio P35 mendukung penggunaan RAM LPDDR3 dan LPDDR4x baik 4GB maupun 6 GB. Selain itu penyimpanan eMMC 5.1.

Untuk kamera, chipset ini dapat mendukung sensor dual 13 MP atau single 25 MP. Dibekali depth engine unntuk menghasilkan foto bokeh ciamik, electronic image stabilozation (EIS) dan rolling shuntter compensation (RSC) untuk menghapus efek jello selama merekam objek cepat.

Kemampuan Helio P35 lainnya meliputi mendukung Face Unlock, smart photo album dan mengurangi noise multi frame. Untuk koneksi, chipset ini mendukung dual-band WiFi, Bluetooth 5, VoLTE dan ViLTE.

Setelah Xiaomi, belum diketahui vendor ponsel mana lagi yang akan menggunakan chipset ini. Tapi kemungkinan akan banyak ponsel entry level yang dirilis tahun depan bakal ditenagai Helio P35, kita tunggu saja.